Inilah Isi Dari Dokumen IMB Suatu Bangunan

Setiap negara yang ada di seluruh dunia tentu memiliki aturannya sendiri. Begitupun dengan Indonesia, Negara kita yang tercinta ini juga memiliki peraturan yang tentunya berbeda dengan negara bagian yang lainnya. Aturan yang ada di dalam suatu negara di buat tentu saja bertujuan agar setiap masyarakat yang hidup di dalam negara tersebut bisa hidup berdampingan tanpa ada konflik yang muncul.

Di Negara Indonesia memiliki banyak peraturan yang harus di taati oleh setiap orang yang hidup di dalam negara Indonesia. Aturan itu seperti tentang HAM (Hak Asasi Manusia), peraturan tentang kriminal dan masih banyak lagi. Namun tidak hanya perilaku saja yang memiliki aturan dari pemerintah. Pembangunan sebuah gedung juga memiliki tata aturan yang harus di taati oleh Anda maupun para developer properti.

Isi Lampiran Dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Salah satu aturan yang harus di taati oleh setiap orang yang akan membangun rumah maupun gedung adalah memiliki IMB atau izin mendirikan bangunan yang di sahkan oleh Lembaga Pemerintahan. Dengan memiliki IMB ini maka Anda bisa membangun gedung dan rumah tanpa harus takut terkena sanksi dari pemerintah. Adapun isi lampiran dari IMB adalah:

1. Gambar peta dan keterangan dari bangunan

Sebelum IMB Anda selesai di buat maka akan ada Staff dari Pemerintah utamanya bidang pertanahan yang akan datang kerumah atau ke lokasi tempat gedung akan di bangun. Biasanya para staff ini datang untuk menindak lanjuti laporan akan pembuatan IMB yang sudah Anda ajukan ke pemerintah melalui SPPT waktu itu.

Setelah mendapatkan laporan dari bagian administratif maka selanjutnya para staff ini lah yang akan mengukur seberapa luas bangunan yang akan Anda miliki. Jika sudah selesai mengukur maka selanjutnya adalah mulai menggambar dan gambar yang di buat akan di cetak pada blue print sebagai syarat utama pembuatan dokumen izin mendirikan bangunan atau IMB.

2. Berisi gambaran tentang luas bangunan

Isi selanjutnya dari lampiran yang ada di IMB adalah gambar luas bangunan yang Anda miliki. Sehingga dengan adanya gambar ini maka ketika Anda akan menjual gedung atau rumah Anda kembali maka pembeli akan lebih mudah tahu seberapa luas gedung atau rumah yang akan pembeli tersebut beli jadi ia lebih mudah menentukan penawaran harga yang bisa pembeli tawarkan kepada Anda.

Apalagi jika Anda memilih menggunakan jasa perizinan IMB maka hal seperti ini bisa langsung di urus dengan mudah dan Anda tidak perlu mengurusnya kembali. Sebab jika Anda menggunakan jasa dari perusahaan ini maka seluruh dokumen yang Anda butuhkan sebagai syarat untuk pembuatan IMB sudah di urus sehingga Anda tinggal terima jadi dokumen IMB milik Anda.

3. Bukti resmi pengawasan selama pembangunan rumah dan gedung

Selain berisi keterangan dan gambar bangunan lampiran yang ada di belakang dokumen IMB juga berisi tentang bukti pengawan selama pembangunan gedung ataupun rumah yang sedang Anda bangun. Namun jika IMB merupakan pembuatan dari rumah lama yang sudah selesai bangun maka bukti pengawasan ini akan di sesuaikan dengan keadaan saat sudah di bangun.

4. Bukti pendukung tentang kebenaran bentuk bangunan

Karena IMB adalah dokumen yang sangat penting maka kesalahan sekecil apapun bisa menjadi hal yang sangat fatal. Oleh karena itu ada lampiran dari dokumen IMB yang akan mendukung kebenaran dari dokumen IMB yang sudah di buat.

Untuk Anda yang ingin berkonsultasi seputar pembuatan dokumen IMB maka Anda bisa mengakses link ini.